Ciri-Ciri ASI yang Memiliki Kualitas Terbaik untuk Bayi

ASI merupakan asupan nutrisi yang terbaik untuk diberikan kepada bayi. ASI yang diberikan  dari lahir sampai usia 6 bulan merupakan ASI eksklusif yang paling utama. Berapa ML bayi minum ASI disesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya. Ada pun ciri-ciri ASI yang memiliki kualitas terbaik untuk diberikan kepada bayi sebagai berikut.

Ciri-Ciri ASI yang Memiliki Kualitas Terbaik

1.    Warna yang Normal
ASI yang berkualitas akan memiliki warna yang putih susu atau putih pucat. Jika ASI Anda mulai berwarna selain putih, maka itu menunjukkan adanya masalah yang terjadi. Makanan yang dikonsumsi perlu diketahui tidak akan mengubah warna ASI.

Kandungan di dalam ASI yang akan dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi bukan warnanya. Contoh ASI yang tidak berkualitas akan berwarna kemerahan yang menandakan ASI terkontaminasi dengan darah. Perubahan ini akan terlihat dengan mudah saat ASI diperah. Warna lain yang menandakan ASI tidak berkualitas adalah kekuningan.

2.    Aroma yang Biasa
Sebelum memperhitungkan berapa ML bayi minum ASI, Anda perlu mengetahui bahwa ASI yang berkualitas memiliki aroma yang biasa. ASI tidak berbau amis atau pun asam. Jika Anda mengalami masalah ASI dengan bau amis dan asam jangan berikan kepada bayi karena dapat berisiko buruk. Anda bisa mencium bau asam pada ASI yang sudah rusak dengan mudah.

3.    Tekstur ASI
ASI yang berkualitas memiliki tekstur yang tidak lengket dan memiliki tingkat kekentalan sesuai dengan asupan nutrisi yang dikonsumsi. Tekstur ASI akan mengalami perubahan menjadi encer atau lengket, terasa asam, dan bau tengik ketika sudah mengalami kerusakan.

Biasanya kerusakan ini terjadi karena penyimpanan di freezer yang tidak dilakukan dengan benar. Jika ASI sudah mengalami perubahan tekstur, jangan berikan kepada bayi karena kandungan enzim lipase di dalam ASI sudah mengalami perubahan.

4.    Rasa ASI
ASI yang berkualitas akan memiliki rasa ASI yang tidak asam dan pahit. Jika Anda memberikan ASI secara langsung kepada bayi, maka rasa ASI tidak akan mengalami perubahan. Hanya saja ketika Anda memerah ASI dan menyimpan di freezer agar tidak mengalami perubahan, maka panaskan ASI terlebih dahulu sebelum disimpan.

Tujuannya untuk mencegah enzim lipase bekerja merusak kandungan di dalam ASI. Saat memberikan ASI yang disimpan kepada bayi, sebaiknya dicoba terlebih dahulu untuk mencegah risiko buruk yang dapat terjadi. ASI yang sudah tidak berkualitas dengan perubahan rasa tidak boleh diberikan kepada bayi karena akan membuat bayi mengalami diare.

Penting sekali untuk memastikan kualitas ASI yang akan diberikan kepada bayi. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung nutrisi agar bisa mendapatkan ASI eksklusif. Ketika kualitas ASI sudah didapatkan, Anda tinggal mengatur dengan baik berapa ML bayi minum ASI. Penuhi kebutuhan nutrisi ASI pada bayi agar tumbuh kembangnya berjalan optimal.

Post a Comment

0 Comments